Selasa, 20 Maret 2018

KASUS FIRST TRAVEL



Komentar : Menurut saya tidak seharusnya usaha atau bisnis yang dijalankan apalagi  dengan konteks ibadah ke tanah suci tetapi merugikan atau menipu banyak orang atau korban dengan memasang iklan harga yang murah dan waktu singkat untuk menunggu keberangkatan.  Tetapi tidak sesuai dan disalah gunakan untuk kepentingan pribadi . Karena banyak korban yang tidak tahu khususnya masyarakat kelas bawah tidak mengerti akan harga dan sebagainya mereka hanya punya niat berangkat dan financial yg dikira cukup begitu juga dengan masyarakat tingkat atas yang cukup dan tidak ingin menunggu terlalu lama untuk keberangkatan.  Alangkah lebih baik jika adanya manajemen keuangan untuk mengatur masuk dan keluarnya uang para jamaah. Dari ini kasus ini kita bisa mengambil pelajaran bahwa harus lebih berhati-hati dalam memilih,mencari tahu informasi yang benar dan memutuskan untuk menggunakan biro jasa travel untuk umroh atau ke luar negeri lainnya. 

Sumber solusi :

Jumat, 01 April 2016

English Softskill



Daily Activity (Simple Present)


My name is Siti Janette Ramadhini Simamora. Some people call me “Janet”. Now,I’m 19 years ago and I live in Depok. I live with my parents and my brother. I’m student in Gunadarma University. I have habitual action that I do every day. This is my daily activites.
Every morning I get up at 5 o’clock,I go to bathroom to take a bath,I brush my teeth and I clean my body with the soap. Then I take wudhu. After I finish my bathe,I wear clothes and pray subuh. After that I clean my bedroom. And I have breakfast and I ready go to campus,because my class get the schedule morning class everday except Thursday and Friday.
I usually arrive in my campus at 8.00 am and I usually go home from campus at 4.00 pm after the study finish. After I arrive in home,I go to bathroom to take a bath,and pray ashar. After finish pray ashar I relax in my bedroom until I hear adzan maghrib. I go to straight maghrib praying then I holly qur’an before study. After that,I take dinner while watching television until I hear adzan isya. Then I pray isya and after isya praying I do my homework and study until 9 or 10 o’clock pm. After that I go to sleep.
All in all,my daily activity is very happily and I always feel good about my life.

My Unforgettable Moment (Simple Past)

Four month ago is my unforgettable moment because my oldest brother were married. I have two brother. And we are very closed. When my older brother decided to marry I feel so sad but despite me and my family feel happy. After all prepared,came the day my brother to  say ijab Kabul. Me,my brother,my parents and my family were accompanied him to the mosque. In there already his future bride and her family.  He said clearly,correctly and with one breath.  After my brother was said ijab Kabul,I was crying because I’m so scared losing one of my brother. But I’m so happy because my brother are perfected the pillar of religion. In this moment we were hugged and give each support. This is my unforgettable moment. 

MY DREAMS (Simple Future)


I have some plane if I am adult later.
 First,I will finish to my study on time and I will to work. After that I will marry,I don’t know for the next time I will be a housewife or  work the office but whatever I will make my parents and my husband will proud for me. And I will be a entrepreneur to give the jobs for many people. Then I hope to  continue my college. I will study so heard for get scholarship. Because in my opinion education is number one and the best generation born from smart mother. The next my dreams is I want to buy a big house for my parents.  I want it because I will so happy when my parents happiness. And this is my big dreams I will to go to Mecca with my husband who knows  umroh or hajj ,pray together with my partner in Mecca and Madina. After that I want to go around the world with people I love.
I hope my dreams will come true.

Senin, 11 Januari 2016

Transportasi Publik yang Terintegrasi,Efektif,Efisien,dan Manusiawi

TRANSPORTASI PUBLIK YANG TERINTEGRASI,EFEKTIF,EFISIEN,DAN MANUSIAWI

Masalah kemacetan kian hari semakin parah. Peningkatan jumlah kendaraan yang tidak diimbangi dengan peningkatan pembangunan jalan, merupakan penyebab utama terjadinya kemacetan. Selain itu jumlah kendaraan pribadi ternyata lebih banyak dibandingkendaraan umum faktor ini ikut memperparah keruwetan transportasi di jalanan.

Lalu strategi yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah kemacetan ini. Belajar dari negeri tetangga yaitu Singapura yang dinobatkan oleh PricewaterhouseCoopers sebagai negara yang memiliki sistem transportasi terbaik di dunia, terdapat 3 kunci strategi utama didalam mengembangkan sistem transportasi, yaitu :
  1. Menciptakan lebih banyak koneksi
  2. Peningkatan pelayanan transportasi umum
  3. Liveable dan inclusive community.
Kota harus memiliki transportasi yang seimbang melalui pembangunan sistem tranportasi yang terintegrasi. Untuk itu upaya yang dilakukan adalah meningkatkan pelayanan transportasi umum paralel dengan pertumbuhan jalan termasuk jalan tol; membangun moda transportasi yang terkoodinasi; mendorong pejalan kaki; dan meningkatkan kota layak huni dan berkelanjutan.

Dan menurut saya,transportasi yang pas untuk mengatasi kemacetan yaitu dengan transportasi publik salah satunya yaitu kereta api dengan menciptakan lebih banyak koneksi disini diartikan bahwa transportasi umum  harus membangun lebih banyak lagi jalur-jalur kereta dan menambahkan gerbong. Kereta disini memiliki arti sebagai transportasi penting dan vital karena sebagai backbone dalam sistem transportasi,selain dapat mengangkut penumpang dalam jumlah banyak, kereta juga dinilai ekonomis,efektif,efisien,manusiawi dan ramah lingkungan. Pelayanan soal kereta pun menurut saya harus dilebih ditingkatkan agar masyarakat merasa nyaman dengan transportasi yang sangat diminati ini untuk terus digunakan dan cara mengurangi kemacetan adalah dimulai dari diri sendiri untuk mengubah perilaku dari kendaraan pribadi menjadi pengguna transportasi umum.

Sumber : http://www.transformasi.org/id/pusat-kajian/jurnal/jurnal-2014/965-mengatasi-kemacetan-di-jakarta-mengubah-perilaku-pengguna-kendaraan-pribadi-ke-kendaraan-umum

Rabu, 30 Desember 2015

Opini Terorisme

TERORISME


Terorisme adalah serangan-serangan terkoordinasi yang bertujuan membangkitkan perasaan teror terhadap sekelompok masyarakat. Berbeda dengan perang, aksi terorisme tidak tunduk pada tatacara peperangan seperti waktu pelaksanaan yang selalu tiba-tiba dan target korban jiwa yang acak serta seringkali merupakan warga sipil.
Pengertian Terorisme
Istilah teroris oleh para ahli kontraterorisme dikatakan merujuk kepada para pelaku yang tidak tergabung dalam angkatan bersenjata yang dikenal atau tidak menuruti peraturan angkatan bersenjata tersebut. Aksi terorisme juga mengandung makna bahwa serang-serangan teroris yang dilakukan tidak berperikemanusiaan dan tidak memiliki justifikasi, dan oleh karena itu para pelakunya ("teroris") layak mendapatkan pembalasan yang kejam.
Akibat makna-makna negatif yang dikandung oleh perkataan "teroris" dan "terorisme", para teroris umumnya menyebut diri mereka sebagai separatis, pejuang pembebasan, pasukan perang salib, militan, mujahidin, dan lain-lain. Tetapi dalam pembenaran dimata terrorism : "Makna sebenarnya dari jihad,mujahidin adalah jauh dari tindakan terorisme yang menyerang penduduk sipil padahal tidak terlibat dalam perang". Padahal Terorisme sendiri sering tampak dengan mengatasnamakan agama.
Selain oleh pelaku individual, terorisme bisa dilakukan oleh negara atau dikenal dengan terorisme negara (state terorism). Misalnya seperti dikemukakan oleh Noam Chomsky yang menyebut Amerika Serikat ke dalam kategori itu. Persoalan standar ganda selalu mewarnai berbagai penyebutan yang awalnya bermula dari Barat. Seperti ketika Amerika Serikat banyak menyebut teroris terhadap berbagai kelompok di dunia, di sisi lain liputan media menunjukkan fakta bahwa Amerika Serikat melakukan tindakan terorisme yang mengerikan hingga melanggar konvensi yang telah disepakati.
Opini/pendapat saya tentang terorisme adalah para teroris itu mereka musuh yang tidak sepaham dengan keberadaan dan sistem negaranya seharusnya mereka  tidak mengatasnamakan bangsa atau agama apapun,cara memberantas terorisme kita harus bahu-membahu saling mendukung untuk memberantas para teroris di Negara kita dengan saling peduli terhadap lingkungan sekitar dan Negara kita. Para teroris pun harus mendapatkan hukuman yang setimpal karena ulahnya telah membuat semua orang takut bahkan menghilangkan nyawa para korban.
Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Terorisme




Selasa, 29 Desember 2015

Lirik Lagu Indonesia

LIRIK LAGU BENDERA
Bendera - Cokelat

biar saja ku tak seindah matahari
tapi selalu ku coba tuk menghangatkanmu
biar saja ku tak setegar batu karang
tapi selalu ku coba tuk melindungimu
biar saja ku tak seharum bunga mawar
tapi selalu ku coba tuk mengharumkanmu
biar saja ku tak seelok langit sore
tapi selalu ku coba tuk mengindahkanmu
ku pertahankan kau demi kehormatan bangsaku
ku pertahankan kau demi tumpah darah
semua pahlawan-pahlawanku
* merah putih teruslah kau berkibar
di ujung tiang tertinggi di indonesiaku ini
merah putih teruslah kau berkibar
di ujung tiang tertinggi di indonesiaku ini
merah putih teruslah kau berkibar
ku akan selalu menjagamu
Makna/analisis saya tentang lagu “bendera” ini adalah walau ia tak seindah matahari akan tetap menghangatkan negeri ini,walau ia tak setegar batu karang ia ingin melindungi negeri ini,walau ia tak seharum bunga mawar ia akan tetap selalu menjadi simbol untuk mengharumkan nama bangsa,walau ia tak seelok langit sore ia ingin negerinya selalu terlihat indah,ia adalah kehormatan bangsa,tumpah darah untuk semua pahlawan negeri ini,teruslah berkibar di tiang tertinggi Indonesia ku akan selalu menjagamu
Sumber :

https://liriklaguindonesia.net/cokelat-bendera.htm

Prosesi Pernikahan Adat

PROSESI PERNIKAHAN ADAT SUNDA
Saya kagum dengan adat dan budaya yang ada di Indonesia yang begitu banyak,adat di Indonesia bukan hanya dilakukan pada saat upacara adat tertentu tetapi adat di Indonesia juga bisa dilakukan di prosesi pernikahan. Salah satu  adat dalam prosesi pernikahan yang suka dan sering lihat dalam proses pernikahan adalah adat pernikahan Sunda,salah satu faktor menyukai adat sunda adalah karena saya ada darah sunda dari ibu.
Kebanyakan orang Indonesia jika menikah niscaya tak pernah meninggalkan adatnya. Kalau tak mengikuti adat dari pengantin pria, niscaya ikut adat pengantin wanita.
Dalam adat pernikahan Sunda hampir sama dengan adat pernikahan daerah lainnya. Dimulai dengan meminta izin kedua orangtua melalui pengajian. Dilanjutkan dengan siraman lalu prosesi pernikahan.
Hanya saja setiap daerah bhineka dalam mengartikannya. Inti dari pernikahan itu sejatinya sama yaitu ingin mendapat restu dari orangtua dan masyarakat luas.

Adat Pernikahan Sunda Sebelum Menikah
Adat pernikahan Sunda dimulai dengan istilah nendeun among , yaitu bertamunya calon pengantin pria kerumah calon pengantin wanita buat meminta izin. Lalu dilanjutkan dengan prosesi lamaran ( narosan / ngalamar / nyeureuhan ). Pengantin pria membawa lamreun (lamaran) dan beberapa barang keperluan wanita seperti seperangkat baju wanita dan uang.
Setelah itu dilakukan seserahan ( nyandakeun ) biasanya diadakan 3-7 hari sebelum menikah yaitu penyerahan calon pengantin laki-laki kepada calon pengantin wanita. Adapun upacara nan dilakukan sehari sebelum akad nikah dinamakan ngecegkeun aisan . Prosesi ini dilakukan buat simbol lepasnya tanggung jawab orangtua kepada anaknya.
Setelah ngecegkeun aisan dilakukan, adat pernikahan Sunda dilanjutkan dengan upacara ngaras yaitu membasuh kedua telapak orangtua sebagai simbol berbaktinya anak kepada orangtua.
Pada pengantin perempuan, dilanjutkan dengan prosesi adat siraman nan dicampur dengan air kembang tujuh rupa sebagai simbol, bahwa menuju gerbang pernikahan haruslah suci. Karena itu harus diawali dengan tubuh dan niat nan kudus juga.
Setelah prosesi siraman, pengantin wanita haruslah mengikuti adat ngerik , yaitu mengerik semua bulu-bulu dan menghilangkannya di sekitar paras agar riasannya menjadi lebih baik lagi.


Adat Pernikahan Sesudah Menikah
Setelah mengikuti berbagai macam prosesi sebelum menikah, maka tibalah prosesi adat menuju pernikahan.
Calon pengantin pria dibawa menuju kediaman calon pengantin wanita nan diawali dengan pembukaan. Lalu penyerahan calon pengantin pria pada calon pengantin wanita. Dilanjutkan dengan akad nikah nan dicatat oleh KUA, menyerahkan mas kawin, lalu minta ampun pada kedua orangtua atau sungkeman.
Adat nan mereka lakukan tak hanya selesai setelah ijab-qabul dilontarkan masih ada lagi upacara adat nan harus mereka lakukan. Diantaranya ialah sawer pengantin nan dalam bahasa sunda disebut dengan panyaweran dengan maksud agar rumah tangga mendapat kemudahan.
Berikutnya dilanjutkan dengan nincak endog /injak telur nan artinya gadis nan dinikahi masih gadis atau perawan.
Setelah itu meuleum haruput (membakar lidi) sebagai simbol agar jangan mudah bertengkar dan sabar dalam memecahkan persoalan, buka pintu sebagai simbol diterimanya suami dalam kehidupan istri.
Lalu ada lagi huap lingkung nan merupakan prosesi ditemukannya pengantin pria dan wanita dalam satu kamar. Teakhir ialah melepaskan sepasang burung merpati sebagai simbol kedua pengantin akan mengarungi kehidupan nan baru.
Kini upacara adat pernikahan Sunda mulai disederhanakan, melihat prosesinya nan begitu panjang dan melelahkan.
Bahkan menurut sebagian ulama, adat Sunda terlalu mubazir sebab ada prosesi injak telur nan diibaratkan sangat tak menghargai kreasi Yang Maha Kuasa. Adat tetap saja adat, bagaimanapun bangsa ini tetap harus melestarikan adat nan ada.



Tata Cara Adat Pernikahan Sunda
Pernikahan memang satu upacara sakral nan diharapkan sekali seumur hidup. Bentuk pernikahan banyak sekali bentuknya dari nan paling simple, dan nan ribet sebab menggunakan upacara adat. Seperti pernikahan adat Sunda ini, kekayaan budaya tatar Sunda dapat dilihat juga lewat upacara pernikahan adatnya nan diwarnai dengan humor tapi tak menghilangkan perbedaan makna sakral dan khidmat.


1. Nendeun Omongan
Tahap ini ialah pembicaraan orang tua kedua pihak mempelai atau siapapun nan dipercaya jadi utusan pihak pria nan punya planning mempersunting seorang gadis sunda. Orang tua atau sang utusan datang bersilaturahmi dan menyimpan pesan bahwa kelak sang gadis akan dilamar.
Sebelumnya memang orang tua masing-masing sudah membuat kesepakatan buat menjodohkan atau laki-laki dan perempuannya sudah sepakat buat ‘mengikat janji’ dalam suatu ikatan pernikahan, maka selanjutnya orang tua pria datang sendiri atau menyuruh orang ke rumah sang gadis buat menyampaikan niat.
Intinya, neundeun omong(titip ucap, menaruh perkataan atau menyimpan janji) yang menginginkan sang gadis agar menjadi menantunya. Dalam hal ini, orang tua atau utusan memerlukan kepandaian berbicara dan berbahasa, penuh keramahan.

2. Lamaran
Tahap melamar atau meminang ini sebagai tindak lanjut dari termin pertama. Proses ini dilakukan orang tua calon pengantin keluarga sunda dan keluarga dekat. Hampir mirip dengan nan pertama, bedanya dalam lamaran, orang tua laki-laki biasanya mendatangi calon besannya dengan membawa makanan atau bingkisan seadanya.
Membawa lamareun sebagai simbol pengikat (pameungkeut), dapat berupa uang, seperangkat pakaian, semacam cincin pertunangan, sirih pinang komplit dan lainnya, sebagai tali pengikat kepada calon pengantin perempuannya. Selanjutnya, kedua pihak mulai membicarakan waktu dan hari nan baik buat melangsungkan pernikahan.

3. Tunangan
Tahap ini ialah prosesi ‘patuker beubeur tameuh’, yaitu dilakukan penyerahan ikat pinggang rona pelangi atau polos kepada si gadis.

4. Seserahan
3 – 7 hari sebelum pernikahan dilakukan seserahan. Calon pengantin pria membawa uang, pakaian, perabot rumah tangga, perabot dapur, makanan, dan lain-lain.

5. Ngeuyeuk Seureuh
Jika ngeuyeuk seureuh tak dilakukan, maka seserahan dilaksanakan sesaat sebelum akad nikah. Termin ini dilakukan sebagai berikut:
  1. Nini Pangeuyeuk memberikan 7 helai benang kanteh sepanjang 2 jengkal kepada kedua calon mempelai. Sambil duduk menghadap dan memegang ujung-ujung benang, kedua mempelai meminta izin buat menikah kepada orangtua mereka.
  2. Pangeuyeuk membawakan Kidung berisi permohonan dan doa kepada Tuhan sambil nyawer (menaburkan beras sedikit-sedikit) kepada calon mempelai, simbol asa hayati sejahtera bagi sang mempelai.
  3. Calon mempelai dikeprak (dipukul pelan-pelan) dengan sapu lidi, diiringi nasihat buat saling memupuk kasih sayang.
  4. Kain putih epilog pangeuyeukan dibuka, melambangkan rumah tangga nan higienis dan tidak ternoda. Menggotong dua perangkat baju di atas kain pelekat; melambangkan kerjasama pasangan calon suami istri dalam mengelola rumah tangga.
  5. Calon pengantin pria membelah mayang jambe dan buah pinang. Mayang jambe melambangkan hati dan perasaan wanita nan halus, buah pinang melambangkan suami istri saling mengasihi dan bisa menyesuaikan diri. Selanjutnya calon pengantin pria menumbuk alu ke dalam lumping nan dipegang oleh calon pengantin wanita.
  6. Membuat lungkun, yakni berupa dua lembar sirih bertangkai berhadapan digulung menjadi satu memanjang, lalu diikat benang. Kedua orangtua dan tamu melakukan hal nan sama, melambangkan jika ada rezeki berlebih harus dibagikan.
  7. Diaba-abai oleh pangeuyeuk, kedua calon pengantin dan tamu berebut uang nan berada di bawah tikar sambil disawer. Melambangkan berlomba mencari rezeki dan disayang keluarga.
  8. Kedua calon pengantin dan sesepuh membuang bekas ngeuyeuk seureuh ke perempatan jalan, simbolisasi membuang nan jelek dan mengharap kebahagiaan dalam menempuh hayati baru.
  9. Menyalakan tujuh buah pelita, sebuah kosmologi Sunda akan jumlah hari nan diterangi matahari dan asa akan kejujuran dalam mebina kehidupan rumah tangga.

6.Membuat Lungkun
Dua lembar sirih bertangkai saling dihadapkan. Digulung menjadi satu memanjang. Diikat dengan benang kanteh. Diikuti kedua orang tua dan para tamu nan hadir. Maknanya, agar kelak rejeki nan diperoleh bila hiperbola bisa dibagikan kepada saudara dan handai taulan.

7. Saweran
Merupakan upacara memberi nasihat kepada kedua mempelai nan dilaksanakan setelah acara akad nikah. Melambangkan Mempelai beserta keluarga berbagi rejeki dan kebahagiaan.
Kata sawer berasal dari kata panyaweran, nan dalam bahasa Sunda berarti loka jatuhnya air dari atap rumah atau ujung genting bagian bawah. Mungkin kata sawer ini diambil dari loka berlangsungnya upacara adat tersebut yaitu panyaweran.
Berlangsung di panyaweran (di teras atau halaman). Kedua orang tua menyawer mempelai dengan diiringi kidung. Untuk menyawer, menggunakan bokor nan diisi uang logam, beras, irisan kunyit tipis, permen.
Kedua Mempelai duduk berdampingan dengan dinaungi payung, seiring kidung selesai di lantunkan, isi bokor di tabur, hadirin nan menyaksikan berebut memunguti uang receh dan permen.
Bahan-bahan nan diperlukan dan digunakan dalam upacara sawer ini tidaklah lepas dari simbol dan maksud nan hendak disampaikan kepada pengantin baru ini, seperti :
  1. Beras nan mengandung simbol kemakmuran. Maksudnya mudah-mudah setelah berumah tangga pengantin dapat hayati makmur
  2. Uang recehan mengandung simbol kemakmuran maksudnya apabila kita mendapatkan kemakmuran kita harus ikhlas berbagi dengan Fakir dan yatim
  3. Kembang gula, artinya mudah-mudah dalam melaksanakan rumah tangga mendapatkan manisnya hayati berumah tangga.
  4. kunyit, sebagai simbol kejayaan mudah-mudahan dalam hayati berumah tangga dapat meraih kejayaan.

8. Membakar Harupat
Mempelai pria memegang batang harupat,pengantin wanita membakar dengan lilin sampai menyala. Harupat nan sudah menyala kemudian di masukan ke dalam kendi nan di pegang mempelai wanita, diangkat kembali dan dipatahkan lalu di buang jauh-jauh. Melambangkan nasihat kepada kedua mempelai buat senantiasa bersama dalam memecahkan persoalan dalam rumah tangga. Fungsi istri dengan memegang kendi berisi air ialah buat mendinginkan setiap persoalan nan membuat pikiran dan hati suami tak nyaman.

Begitulah prosesi adat pernikahan sunda yang biasa melakukannya.

Sumber :

http://www.binasyifa.com/469/46/26/tata-cara-adat-pernikahan-sunda.htm